makalah pengelolaan perpustakaan



PENDAHULUAN


A.    LATAR BELAKANG
Pada zaman ini di era globalisasi memungkinkan banyak sekali akses yang bisa dicari untuk memperoleh segala informasi, contohnya melalui perpustakaan yang sudah banyak didirikan dimana-mana, termasuk di sekolah. Dengan adanya perpustakaan tersebut, kita dapat mencari, mengolah, ataupun menyimpan data atau yang dikenal dengan sebutan perpustakaan digital.

Dalam dunia pendidikan perpustakaan dijadikan sebagai sarana informasi yang diperlukan sebagai sumber belajar maupun laboratorium belajar yang memungkinkan para tenaga pendidik maupun peserta didik dan pendidik dapat meningkatkan kualitasnya.
Namun hal yang paling utama dalam mengoptimalkan fungsi perpustakaan adalah minat baca yang harus dimiliki seseorang dan juga manajemen perpustakaan yang dapat meningkatkan minat baca terutama di sekolah tentunya agar peserta didik itu dapat meningkatkan kemampuan minat baca.
B.     RUMUSAN MASALAH
1.      Apa yang dimaksud perpustakaan?
2.      Apa manfaat, tujuan, dan jenis perpustakaan?
3.      Bagaimana pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar?
4.      Bagaimana tata kerja perpustakaan sekolah?

PEMBAHASAN

A.    Pengertian Perpustakaan
Istilah “perpustkaan“ berasal dari kata dasar “pustaka”. Pustaka dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia berarti kitab atau buku. Dalam bahasa Inggris, dikenal isstilah library yang berasal dari bahasa Latin, yaitu liber atau libri yang berarti buku.Selain itu, dikenal juga dalam bahasa asing lainnya, yaitu biblia (Yunni) yang berarti buku, kitab sehingga timbul kata bibliotheek (Belanda), bibliothek (Jerman), bibliotheque (Perancis) dan bibliotheca (Spanyol/Portugis).
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, pada Bab 1 Pasal 1, disebutkan bahwa yang dimaksud dengan perpustakaan adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, atau karya rekam secara profesional dengan system yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka.[1][1]
Oleh karena perkembangan zaman, istilah perpustakaan pun menjadi berkembang, sesuai dengan tugas dan fungsinya. Berdasarkan tugas dan fungsinys saat ini, perpustakaan merupakan tempat menyimpan, mengolah, dan mencari informasi, dimana informasi tersebut dapat berbentuk bahan bacaan tercetak (buku, jurnal, referensi, dan bahan pustaka tercetak lainnya) maupun bahan bacaan dalam bentuk elektronik (electronic book, elektronik jurnal, dan bahan bacaan bentuk lainnya). Di dalam perpustakaan tersebut ada organisasi dan system yang mengatur perjalanan bahan pustaka/ informasi mulai dari pengadaan, pengolahan hingga pelayanan dan penyajian kepada pengguna perpustakaan.[2][2]
Apabila merujuk pada glossary, perpustakaan dapat meliputi hal berikut ini.
1. Koleksi buku-buku dan bahan bacaan lainnya yang dipelihara untuk membaca, belajar dan konsultasi.
2. Suatu tempat, gedung atau ruang yang ditata untuk memelihara dan menggunakan koleksi buku-buku dan lain-lain
3. Koleksi film, foto, dan bahan pustaka bukan buku, pita, dan disc, baik dari bahan plastik maupun logam, pita computer, disket, serta program-program. Semuanya sebagaimana bahan tercetak dan dokumen manuskripdapat disediakan dalam suatu perpustakaan yang besar. Mungkin, suatu perpustakaan hanya membatasi satu jenis material.
4. (Program computer) seperangkat rutinitas yang tersimpan dalam suatu file. Secara lebih umum, diterapkan pada beberapa koleksi software aplikasi yang dikumpulkan atau terdiri atas berbagai koleksi filedata untuk tujuan tertentu.[3][3]
B.     Manfaat dan Tujuan Perpustakaan
Penyelenggaraan perpustakaan sekolah bukan hanya untuk mengumpulkan dan menyimpan bahan-bahan pustaka tetapi dengan adanya penyelenggaraan perpustakaan sekolah diharapkan dapat membantu siswa-siswa dan guru menyelesaikan tugas-tugas dalam proses belajar mengajar. Oleh karena itu, segala bahan pustaka yang dimiliki perpustakaan sekolah harus dapat menunjang proses pembelajaran yang diselenggarakan di sekolah.[4][4]
Secara terinci, manfaat perpustakaan sekolah, baik yang diselenggarakan di sekolah dasar, maupun di sekolah menengah adalah sebagai berikut :
1.      Perpustakaan sekolah dapat menimbulkan kecintaan siswa-siswa terhadap membaca.
2.      Perpustakaan sekolah dapat memperkaya pengalaman belajar siswa-siswa
3.      Perpustakaan sekolah dapat menanamkan kebiasaan belajar mandiri yang akhirnya siswa-siswa mampu belajar mandiri.
4.      Perpustakaan sekolah dapat mempercepat proses penguasaan teknik membaca.
5.      Perpustakaan sekolah dapat membantu perkembangan kecakapan berbahasa
6.      Perpustakaan sekolah dapat melatih siswa-siswa ke arah tanggung jawab
7.      Perpustakaan sekolah dapat memperlancar siswa-siswa dalam menyelesaikan tugas-tugas sekolah.
8.      Perpustakaan sekolah dapat membantu guru-guru menemukan sumber-sumber pengajaran sebagai referensi.
9.      Perpustakaan sekolah dapat membantu siswa-siswa, guru-guru, dan anggota staf sekolah dalam mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.[5][5]

C.     Fungsi Perpustakaan
Salah satu fungsi perpustakaan adalah mencerdaskan kehidupan masyarakat. Dengan semakin banyaknya pengguna/masyarakat yang mengunjungi dan memberdayakan perpustakaan perpustakaan, ini mengindikasikan bahwa perpustakaan dapat memenuhi peran dan fungsinya dengan baik. Fungsi perpustakaan dari masa ke masa mungkin saja mengalami perubahan dan perkambangan, namun pada dasarnya fungsi perpustakaan dapat dijabarkan sebagai berikut:
1.      Fungsi edukatif
Perpustakaan berfungsi sebgai tempat untuk belajar secara mandiri, disitu pengguna dapat mencari bahan-bahan yang dibutuhkan untuk menambah ilmu dan wawasan. Dengan fungsi edukatif ini, perpustakaan membantu pemerintah, dalam program gemar membaca dan mencerdaskan kehidupan bangsa dan belajar sepanjang hayat.
2.      Fungsi informatif
Perpustakaan yang sudah maju tidak hanya menyediakan bahan-bahan pustaka yang berupa buku-buku, tetapi juga menyediakan bahan-bahan yang bukan berupa buku (non book material) seperti majalah, buletin, surat kabar, pamflet, artikel dilengkapi juga alat-alat seperti overhead projector, slide projector, filmstrip projector, televisi, radio, dan sebagainya. Semua ini akan memberikan informasi yang diperlukan oleh para siswa.
3.      Fungsi riset
Di dalam perpustakaan tersedia banyak bahan pustaka. Oleh karenanya, para siswa dan para guru dapat melakukan riset. Riset adalah proses mengumpulkan data atau keterangan-keterangan yang diperlukan untuk penelitiannya tersebut.
4.      Fungsi cultural
Perpustakaan memiliki dan menyediakan bahan pustaka baik tercetak maupun elektronik yang menyajikan kebudayaan daerah, kebudayaan suatu bangsa ataupun kebudayaan antarbangsa.
5.      Fungsi rekreasi
Pengguna perpustakaan dapat mencari koleksi yang bersifat popular dan menghibur. Disamping itu, pengguna dapat menggunakan media audio visual (TV, Video CD) serta koran yang disediakan di perpustakaan tersebut.
Dengan adanya fungsi perpustakaan yang beragam tersebut, diharapkan para pengguna akan tertariksehingga sebanyak dan sesering mungkin datang ke perpustakaan. Perpustakaan harus mampu menjembatani kepentingan berbagai pihak. Fungsi-fungsi perpustakaan mungkin saja akan mengalami perubahan yang mengarah kepada perkembangan dan kemajuan, baik ditinjau dari pengelolaan informasi hingga pemanfaatan teknologi informasi.
D.    Jenis Perpustkaan
Setiap perpustakaan yang didirikan mempunyai tujuan, organisasi, jenis pemakai dan kegiatan yang berbeda-beda. Karena perbedaan-perbedaan ini maka perpustakaan menjadi berbeda-beda jenisnya, yaitu:
1.      Perpustakaan Nasional
Perpustakaan nasional adalah perpustakaan yang didirikan oleh suatu negara (biasanya di satu Negara hanya ada satu) yang mempunyai fungsi utama untuk menyimpan semua bahan pustaka tercetak, terekam, serta multimedia yang diterbitkan oleh negara tersebut dan/ mengenai negara tersebut. Sebagai contoh, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
2.      Perpustakaan Umum
Perpustakaan umum adalah jenis perpustakaan yang didirikan oleh masyarakatumum dan dibiayai oleh masyarakat itu sendiri baik secara langsung (swadaya) maupun tidak langsung seperti melalui pajak. Perpustakaan umum biasanya mempunyai ciri-ciri seperti berikut:
a.       Perpustakaan terbuka untuk umum
b.      Siapa saja boleh masuk
c.       Dibiayai dengan dana masyarakat
Contohnya adalah perpustakaan umum pemerintah kabupaten/kota, Badan atau Kantor Perpustakaan Profinsi yang berkedudukandi ibu kota provinsi (misalnya Kantor Perpustakaan Umum Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta).
3.      Perpustakaan Khusus
Yaitu perpustakaan instansi maupun instansi swasta. Perpustakaan jenis tersebut berada pada suatu instansi atau lembaga tertentu, baik instansi pemerintah maupu instansi swasta. Tujuan didirikannya perpustakaan ini biasanya untuk mendukung instansinya dengan cara menyediakan informasi bagi pegawai di lingkungan instansi tersebut guna memelihara dan meningkatkan pengetahuan pegawai yang bersangkutan.
Contoh perpustakaan khusus:
a.       Perpustakaan Sekretariat Negara di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta
b.      Perpustakaan Sekretatiat ASEAN di Jakarta.
4.      Perpustakaan Sekolah
Perpustakaan sekolah merupakan salah satu sarana dan fasilitas penyelenggaraan pendidikan sehingga setiap sekolah semestinya memiliki perpustakaan. Perpustakaan sekolah berada pada lingkungan sekolah dan sepenuhnya dikelola oleh sekolah yang bersangkutan.
5.      Perpustakaan Perguruan Tinggi
Yaitu perpustakaan yang berada di lingkungan perguruan tinggi, universitas, sekolah tinggi, akademi, dan  pendidikan tinggi lainnya, yang pada hakikatnya merupakan bagian integral dari suatu perguruan tingginya.
Contoh:
a.       Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
b.      UPT Perpustakaan Universitas Terbuka
Tujuan diselenggarakannya perpustakaan ini adalah untuk menunjang terlaksananya program pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, melalui pelayanan informasi yang meliputi:
a.       Pengumpulan informasi
b.      Pengolahan informasi
c.       Pemanfaatan informasi
d.      Penyebarluasan informasi
e.       Pemeliharaan/pelestarian informasi
E.     Pemanfaatan Perpustakaan sebagai Sumber Belajar

Pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar secara efektif memerlukan keterampilan sebagai berikut[6][6]:
1.      Keterampilan mengumpulkan informasi, yang meliputi keterampilan :
(a)    Mengenal sumber informasi dan pengetahuan
(b)   Menentukan lokasi sumber informasi berdasarkan sistem klasifikasi perpustakaan, cara menggunakan katalog dan indeks
(c)    Menggunakan bahan pustaka baru, bahan referensi seperti ensiklopedia, kamus, buku tahunan, dan lain-lain
2.      Keterampilan mengambil intisari dan mengorganisasikan informasi, seperti :
(a)    Memilih informasi yang relevan dengan kebutuhan dan masalah
(b)   Mendokumentasikan informasi dan sumbernya
3.      Keterampilan menganalisis, menginterpretasikan dan mengevaluasi informasi, seperti:
(a)    Memahami bahan yang dibaca
(b)   Membedakan antara fakta dan opini
(c)    Menginterpretasi informasi baik yang saling mendukung maupun yang berlawanan
4.      Keterampilan menggunakan informasi, seperti:
(a)    Memanfaatkan intisari informasi untuk mengambil keputusan dan memecahkan masalah
(b)   Menggunakan informasi dalam diskusi
(c)    Menyajikan informasi dalam bentuk tulisan
F.      Tata Kerja Perpustakaan Sekolah
Secara definitif, pengelolaan perpustakaan sekolah adalah segenap usaha pengkoordinasian segala kegiatan yang berhubungan dengan penyelenggaraan perpustakaan sekolah. Usaha pengkoordinasian tersebut biasanya diwadahi dalam suatu struktur organisasi yang disebut struktur organisasi perpustakaan sekolah.[7][7]

UNIT TATA USAHA
1.Surat-menyurat
2. Keuangan
3.Personalia
4.Pengadaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana


UNIT PELAYANAN PEMBACA
1.Melayani peminjaman buku
2.Melayani pengembalian buku
3.Bimbingan membaca
4.Pembinaan minat baca
5.Bantuan informasi

UNIT PELAYANAN TEKNIS
1.Pengadaan bahan pustaka
2.Inventarisasi bahan pustaka
3.Klarifikasi
4.Katalogisasi
5.Membuat Perlengkapan buku
6. Menyusun buku-buku
            Tugas kepala perpustakaan adalah mengkoordinasi penyelenggaraan perpustakaan sekolah. Dalam pelaksanaan tugasnya, kepala perpustakaan sekolah berusaha menggerakkan segenap tenaga dan mengerahkan segala fasilitas kerja agar perpustakaan sekolah dapat terselenggarakan dengan sebaik-baiknya.
            Tugas unit tata usaha adalah berhubungan dengan masalah surat-menyurat, personalia, keuangan, pengadaan dan pemeliharaan sarana prasarana perpustakaan sekolah.
            Tugas pelayanan teknis adalah memproses atau mengolah bahan-bahan pustaka, inventarisasi, klasifikasi, katalogisasi, membuat perlengkapan-perlengkapan buku seperti label buku, kantong buku, slip tanggal, dan akhirnya menyusun buku-buku yang telah selesai diproses tersebut di lemari atau rak buku yang telah tersedia.
            Tugas pelayanan pembaca adalah melayani peminjaman dan pengembalian buku-buku, memberikan bimbingan membaca kepada para siswa, serta memberikan bantuan informasi kepada siapa saja yang memerlukan khususnya warga sekolah.[8][8]



KESIMPULAN

            Perpustakaan adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, atau karya rekam secara profesional dengan system yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka.
Secara terinci, manfaat perpustakaan sekolah, baik yang diselenggarakan di sekolah dasar, maupun di sekolah menengah adalah sebagai berikut :
1.      Perpustakaan sekolah dapat menimbulkan kecintaan siswa-siswa terhadap membaca.
2.      Perpustakaan sekolah dapat memperkaya pengalaman belajar siswa-siswa.
3.      Perpustakaan sekolah dapat menanamkan kebiasaan belajar mandiri yang akhirnya siswa-siswa mampu belajar mandiri.
4.      Perpustakaan sekolah dapat mempercepat proses penguasaan teknik membaca.
5.      Perpustakaan sekolah dapat membantu perkembangan kecakapan berbahasa
Fungsi perpustakaan dapat dijabarkan sebagai berikut:
1.      Fungsi edukatif
2.      Fungsi informatif
3.      Fungsi riset
4.      Fungsi cultural
5.      Fungsi rekreasi
Jenis Perpustkaan:
1.      Perpustakaan Nasional
2.      Perpustakaan Umum
3.      Perpustakaan Khusus
4.      Perpustakaan Sekolah
5.      Perpustakaan Perguruan Tinggi

DAFTAR PUSTAKA

Opong, Manajemen Perpustakaan, hlm. 1.3
Abdu, Perpustakaan Sekolah, hlm.l 1.4
Opong, Manajemen Perpustakaan, hlm. 1.3
Bafadal,Ibrahim 2006, Pengelolaan Perpustakaan Sekolah, Jakarta: Bumi Aksara, hlm. 5
Ibid., hlm. 6
Azhar Arsyad, 2006, Media Pembelajaran, Jakarta: Rajawali, hlm. 103
Ibrahim Bafadal, 2006, Pengelolaan Perpustakaan Sekolah, Jakarta: Bumi Aksara, hlm. 9
Ibid., hlm 11
















[1][1] Opong, Manajemen Perpustakaan, hlm. 1.3
[2][2]Abdu, Perpustakaan Sekolah, hlm.l 1.4
[3][3]Opong, Manajemen Perpustakaan, hlm. 1.3
[4][4]Ibrahim Bafadal, 2006, Pengelolaan Perpustakaan Sekolah, Jakarta: Bumi Aksara, hlm. 5
[5][5]Ibid., hlm. 6
[6][6]Azhar Arsyad, 2006, Media Pembelajaran, Jakarta: Rajawali, hlm. 103
[7][7]Ibrahim Bafadal, 2006, Pengelolaan Perpustakaan Sekolah, Jakarta: Bumi Aksara, hlm. 9
[8][8]Ibid., hlm 11

Komentar

  1. Tagged "Titan Iron R" | Tinted Glass Art
    Tagged "Titan Iron R" · Tinted babyliss pro titanium hair dryer Glass Art. Tinted Glass Art · Tinted Glass Art. Tinted Glass Art · Tinted Glass Art. titanium legs Tinted Glass Art. Tinted Glass 2020 escape titanium Art. Tinted joico titanium Glass Art. Tinted Glass Art. Tinted Glass Art. Tinted Glass Art. Tinted Glass Art 메이피로출장마사지

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAKALAH PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN